Rukun Agawe Jazz Ngayogjazz 2013

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA –
1384218416ngayogjazz-2013Rukun Agawe Jazz, itulah tema yang diangkat dalam gelaran Ngayogjazz tahun 2013. Hal tersebut disampaikan oleh Djaduk Ferianto, beserta beberapa panitia Ngayogjazz yang lain dalam acara temu media penyelenggaraan Ngayogjazz pada Minggu (10/11) bertempat di Legend Cafe, Kotabaru, Yogyakarta. Ngayogjazz selalu mengangkat tema yang berbeda-beda ditiap tahun penyelenggaraannya. Pada 2011 lalu, tema yang diangkat adalah “Nandoer Jazz ing Pakarti”. Kemudian pada tahun lalu tema yang diangkat adalah “Dengan Jazz kita Tingkatkan Swasembada Jazz”.Tema “Rukun Agawe Jazz” yang diangkat pada tahun ini sendiri diangkat dari perkembangan musik jazz yang sudah sangat pesat. Sehingga timbul keberagaman kreatifitas dalam musik Jazz, sehingga dengan Ngayogjazz yang akan diselenggarakan pada 16 November 2013 diharapkan bisa menjadi wadah kerukunan dan menjadi sebuah keharmonisan.

Acara Ngayogjazz tahun ini rencananya akan diselenggarakan di Desa Wisata Sidoakur, Kelurahan Sidokarto, Godean, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Pemilihan tempat yang berada di Desa, dimana tahun lalu gelaran Ngayogjazz juga digelar di desa, tepatnya di desa Brayut, Pandowoharjo, Sleman, menurut Djaduk adalah hal yang anti-mainstream.

“Kita ingin event ini jadi Ngayogjazz dengan cita rasa gembira, dengan menggunakan jazz sebagai sebuah media, dengan mengunakan venue yang tidak mainstream dibandingkan dengan event jazz yang lain,” ujarnya. Sehingga semua lapisan masyarakat bisa menikmati musik Jazz dan menikmati kegembiraan bersama-sama dengan semua pihak yang terlibat.

Untuk musisi yang akan berpartisipasi nantinya akan ada beberapa musisi dari dalam negeri dan luar negeri yang akan memeriahkan. Hal tersebut disampaikan oleh Ajie Wartono yang mendampingi Djaduk dalam temu media, “Ada beberapa musisi dalam dan luar negeri, seperti dari Swiss, Perancis, Jepang, Amerika,” ujarnya.

Dalam rilis yang diterima oleh Tribun Jogja, akan ada 22 penampil (Musisi dan Keseian) serta aka nada 7 komunitas. Acara Ngayogjazz sendiri menurut Ajie Wartono sudah mulai dilirik oleh musisi luar, “ Ngayogjazz mulai dilirik oleh musisi-musisi Internasional, mereka ingin dating dan tampil,” ujarnya.

Untuk kesiapan venue sendiri, Desa Sidokarto mengaku sudah siap, hal tersebut disampaikan oleh Bambang yang merupakan perwakilan dari desa Sidokarto. “Kami Sudah mempersiapkan semua, karena acara Ngayogjazz akan jadi hal yang spektakuler bagi desa kami,” ujarnya.

Acara Ngayogjazz akan diselenggarakan pada Sabtu 16 November 2013, dibuka mulai pukul 09.00 WIB, acara tersebut gratis dan terbuka untuk umum.

“Untuk pembukaan kami memilih tokoh Aryo Panangsang, tokoh yang memiliki andil bagi terciptanya bumi mataram,”ujar Djaduk. Nantinya tokoh Arya Panangsang akan mengendarai kuda Gagak Rimang. Menurut Djaduk pembukaan memang tidak ada hubungannya dengan Jazz. “Ini cara kita sendiri, dengan cita rasa lokal dan sederhana,” ujarnya.(*)

Pos ini dipublikasikan di News Desa Wisata. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s