PUSPAR UGM dan LOS DIY, adakan Riset Aksi di Desa Wisata Pulesari

IMG_5294Sleman, 31 Desember 2014
Deseminasi Hasil Riset Aksi tentang “Penguatan Kapasitas Teknis Desa Wisata” sebagai lokasi Riset Kasus di Desa Wisata Pulesari, Wonokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta dilakukan oleh PUSPAR UGM dan LOS DIY yang telah disampaikan di Pusat Study Pariwisata UGM yang terlasana pada rabu (31/12) kemarin. yang dihadiri oleh Dinas Pariwisata DIY dan Kabupaten Kota, Dinas Sosial DIY , Nakersos Kabupaten/Kota kemudian teman-teman pelaku pariwisata yaitu perwakilan dari Desa Wisata Bleberan, Wukirsari, Banjaroya, Palgading. kegiatan ini digelar dalam rangka mempresentasikan hasil penelitian study kasus yang dilaksanakan sebagai pengkajian dalam rangka perkembangan Desa Wisata yang ada di D.I.Yogyakarta pada umumnya.
Lewat Tagline “Desa Wisata Alam dan Budaya Tradisi” Dewi Pule adalah satu contoh desa wisata yang dikaji oleh PUSPAR UGM dan Lembaga Obusdmen Swata (LOS) DIY untuk memperlihatkan betapa pentingya penguatan kapasitas teknis bagi pengelola desa wisata. kondisi ini disadari mengingat persoalan kapasitas SDM secara umu didesa wisata dan masalah manajeman pengelolaan desa wisata lebih khususnya selalu dijadikan alasan saat mendapatkan mandulnya usaha-usaha yang dijalankan oleh desa wisata pada umumnya, baik di DIY atapun di Kabupaten Sleman.
Desa Wisata Pulesari (Dewi Pule) adalah sebuah Dusun dilereng Merapi berlokasi di Desa Wonokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, DIY. prestasi terakhir Desember 2014 yang menggembirakan adalah ditetapakan JUARA I Desa Wisata Kelompok Desa Wisata Tumbuh dan Berkembang versi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman Tahun 2014. kemudian diulang tahun yang ke-2 bulan November 2014 jumlah kunjungan wisatawan dipulesari sudah tembus meningkat hingga angka 29.000 setelah setahun sebelumnya hanya 9000pengunjung. dua prestasi yang cukup diacungi jembol dan diberikan apresiasi atas jerih payah usaha komunitas yang dijalankanya berlandaskan semangat gotong royong untuk menghidupakn tradisi salah satunya dengan pariwisata.
Desa Wisata adalah sebuah entitas bisnis baru bagi masyarakat pedesaan yang umumnya kaum petani dan tidak mengenal dasar-dasar pariwisata. Proses keberanian mendeklerasikan diri, seperti halnya Pulesari ini tentunya janglah semuanya bermodal nekat dan latah seperti halnya tetangga desa yang telah menjadi desa wisata. upaya proses yang harus ditempuh memerlukan proses yang cukup panjang dan didukung dengan kegigihan, keteguhan, dan ketanggapan segenap warga masyarakat. Desa Wisata tidak hanya hidup dan berkembang ditangan seseorang tokoh semata (one man show) untuk itu proses belajar, tumbuh dab berkembang secara kolektif patut terus untuk dikedepankan.
Modal Sosial (Social capital) sebagai asset awal yang paling mendasar sudah dimiliki disepakati pada awal pembentukan. kami berharap dapat tumbuh dan berkembang dengan cara menghidupkan tradisi dan budaya sebagai basis perkembangan dan diarahkan sebagai modal buaya (cultural capitality) yang akan menjadi ciri khas khusus / karakter serta memberiakan watak bagi desa wisata pulesari. hal ini menjadi pembeda desa wisata yang lainya.
Riset ini dijalankan dengan maksud mengetahui kompetens mendasar yang patut dimiliki pengelola desa wisata guna menunjang kinerja desa wisata. secara khusus tujuan penilitian ini untuk :
a). memetakan kebutuhan jenis ketrampilan yang dibutuhkan pengelola desa wisata
b). mengidentifikasi jenis-jenis ketrampilan yang dimiliki desa wisata dan jenis
ketrampilan yang perlu dimiliki oleh pengelola desa wisata
c).memberiakn intervensi dalam bentuk pelatihan untuk meningkatkan sebuah
ketrampilan teknis bagi pengelola desa wisata
Adapaun teknis pengumpulan data melaului observasi dan wawancara mendalam dan focus Group Discussion (FGD) serta pemberian aksi dala bentuk pelatihan yang mendasar sesuai kebutuhan Pengelola Desa Wisata Pulesari. peserta kegiatan ini adalah ibu dasha wisma, pemandu wisata dan pengurus dusun serta pengelola desa wisata pulesari.

Pos ini dipublikasikan di News Desa Wisata. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s