Pulesari Menjadi Pilot Project, 20 Destinasi Di Indonesia

_DSC0069Sleman, 01/02/2016
Upaya Kementerian Pariwisata memilih dan memprioritas adanya 20 Destinasi pariwisata yang ada di indonesia akan diikutkan di dalam sebuah Program Dunia Internasional (STD) Sustainable Tourism Development pada Tahun 2016, diantaranya dari 20 Kabupaten/Kota di indonesia. Pada tahap awal ditahun 2016 ini Kementerian Pariwisata menunjuk Prioritas Pilot Project utama ada 3 kabupaten /Kota yaitu ( Kabupaten Sleman Destinasi Desa Wisata Pulesari, Kabupaten Pangandaran Destinasi Pantai Pangandaran, dan Lombok Destinasi Gunung Rinjani) adapun sasaran program selanjutnya akan diikuti oleh Kabupaten / Kota lainya yaiutu Wakatobi, Berau, Raja Ampat, Kepulauan Morotai, palangkaraya, Hulu Sungai selatan, Pontianak, Biak Numfor, Ternate, Magelang, Probolinggo, Pesisir Selatan, Sabang, Bintan, Medan, Belitung dan Palembang.

Pembangunan Destinasi Pariwisata berkelanjutan merupakan suatu keharusan sebagaimana diamanatkan dalam UU No.10  Tahun 2009. Kementerian Pariwisata memiliki agenda besar terkait pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan, yaitu indoneisa harus menjadi benchmarking pariwisata berkelanjutan di Asia Tenggara. Program ini diawalai tahun 2015 yaitu dengan ditandatanganinya nota kesepahaman bersama dengan 20 kabupaten / kota seluruh indonesia sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong serta membangun pariwisata berkelanjutan.

Selain itu, Kemeterian Pariwisata juga telah membentuk Kelompok Kerja Nasional yang bertugas merumuskan langkah-langkah dan strategi pembangunan destinasi pariwisata berkelanjutan dengan ditanda tanganinya Kesepakatan bersama pada hari peringatan pariwisata dunia dan indonesia tahun 2015 oleh Kementerian Pariwisata dengan adanya Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang disaksikan oleh United Sustainable Development Solutions Network (UNSDSN).

Hal ini dilakukan dalam rangka penentuan indikator-indikator pariwisata berkelanjutan dan penilaian destinasi. selanjutnya pada tahun 2016 akan dilakukan pembentukan pusat observatory pariwisata berkelanjutan. program ini tentunya akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan perguruan tinggi setempat. sehingga akhirnya dapat terlaksana Sertifikasi Destinasi Wisata Indonesia sebagai Destinasi Berkelanjutan yang bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur masyarakat.

Pos ini dipublikasikan di News Desa Wisata. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s