Pilar Pembangunan Kepariwisataan Berkelanjutan

Lambang_KemenparDesa Wisata Pulesari telah melangkah untuk menuju pariwisata berkelanjutan konsep yang telah diterapkan di Indonesia digagas oleh Kementerian Pariwisata Republik Indonesia. Kebijakan konsep pariwisata berkelanjutan difokuskan pada peningkatan kualitas empat pilar, diantaranya yaitu:  ekonomi, sosial, lingkungan, dan budaya.
ECONOMY – CULTURE – ENVIROMENTAL – SOSIAL
1. Memanfaatkan secara optimal sumber daya lingkungan yang merupakan elemen kunci dalam pengembangan pariwisata. Kemudian senantiasa mempertahankan pentingnya proses ekologi dan membantu melestarikan warisan alam dan keanekaragaman hayati.
2. Menghormati keaslian budaya (otentisitas) masyarakat setempat. Sekaligus juga berusaha melestarikan bentukbentuk bangunan asli masyarakat setempat (heritage) baikrumah tinggal atau apapun itu. Melestarikan warisan budaya asli dan nilai-nilai tradisional.
3. Menjaga toleransi masyarakat setempat dan juga memberikan kontribusi untuk pemahaman toleransi antar budaya.
4. Memastikan kelayakan secara ekonomi dalam jangka waktu yang panjang (long term), memberikan manfaat sosial ekonomi bagi semua pemangku kepentingan yang terdistribusi dengan baik, termasuk pekerjaan yang stabil (tetap). Di samping itu menumbuhkan peluang pendapatan atau sumber mata pencaharian dari pariwisata, pelayanansosial bagi masyarakat lokal serta membantu mengurangi kemiskinan.
Sumber: Diadaptasi dari UNWTO (2015)

Keempat pilar tersebut harus dapat berjalan secara berdampingan dan saling berkaitan erat satu dengan yang lain. Bila salah satu dari keempat pilar tersebut tidak berjalan denganbaik, atau salah satu pilar saja yang ditonjolkan, maka akan terjadi ketidakseimbangan pembangunan pariwisata berkelanjutan yang tidak jarang menimbulkan konflik horizontal maupun vertikal. Beberapa langkah besar telah dilakukan Kementerian Pariwisataguna mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan seperti, pemberian anugerah green hotel award, green tourism development, trihita kirana awards, dan kerja sama Indonesia dengan UNSDSN.

Pos ini dipublikasikan di News Desa Wisata. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s